Cara dan Langkah Merawat Bunga Kupu-Kupu

Cara dan Langkah Merawat Bunga Kupu-Kupu

Tanaman bunga kupu-kupu atau dengan nama ilmiah Oxalis Triangularis ini memiliki warna yang indah jika kita tanam di rumah, dan ternyata tanaman ini tidaklah sulit untuk di rawat.

Indahnya tanaman ini tidak kalah indahnya dari jenis tanama hias lainnya seperti aglonema dan monstera. Tanaman bunga kupu-kupu ini memiliki warna ungu yang menawan.

Berikut adalah cara merawat bunga kupu-kupu.

Apa Itu Bunga Kupu-Kupu ?

Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan Asia Selatan. Kita dapat menjumpai tanaman ini di kawasan tropis, dan mereka dapat tumbuh di suhu 15 sampai 25 derajat celcius.

Tanaman ini memiliki Bentuk daun yang sangat unik, berwarna ungu terang dan seperti sayap kupu-kupu. Keunikannya terlihat di siang hari saat terkena cahaya, daunnya akan terbuka dan pada malam hari akan menutup kembali.

Tidak sampai disitu saja, keindahan lainnya terdapat di bagian bunga kecil yang sangat indah ketika mekar. Tanaman ini akan berbunga di sekitar bulan April sampai September. Hal tersebut memang terlihat sederhana, tapi wangi yang dikeluarkan oleh bunga ini sangat menyegarkan.

Langkah Merawat Bunga Kupu-Kupu

  1. Tanam Di Tempat Bercahaya

Pertama-tama kita perlu memahami serta mencari lokasi yang tepat untuk menanam tanaman ini, pastikan kalian menempatkannya di tempat dengan cahaya alami. Jika cahayanya terlalu minim, nantinya pertumbuhan tanaman ini tidak akan maksimal. Kita juga tidak bole memberikannya asupan sinar matahari langsung, karena daunnya tidak bole terkena cahaya langsung disebabkan sangat sensitif.

  1. Suhu

Tanaman ini lebih baik di tanam di pot sebagai tanaman hias tentunya, karena membutuhkan suhu ruangan sekitar 15 sampai 24 derajat celcius dan dekat dengan jendela untuk sirkulasi udaranya. Tempat tersebut sudah dipastikan mendapat suhu terbaik untuk membuat pertumbuhannya maksimal serta daun-daun yang tidak mudah layu.

  1. Berikan Air Secukupnya

Berbeda dengan tanaman lain, kita tidak boleh terlalu banyak memberikan air untuk tanaman bunga kupu-kupu ini. Jika terlalu sering ataupun terlalu basah dapat membuat akar tanaman ini mudah busuk.

Di musim kemarau kita bisa memberikan tanaman ini air 1 sampai 2 hari sekali. Sedangkan di musim hujan, kita hanya perlu menyiramnya 2 sampai 3 kali saja selama musim hujan itu berlangsung.

  1. Gunakan Pot yang Dalam

Terkadang ada beberapa orang yang salah memilih pot dan malah menggunakan pot yang dangkal untuk menanam tanaman bunga kupu-kupu ini. Disarankan agar memakai pot yang dalam, agar akar pada tanaman ini dapat tumbuh dengan maksimal.

Jangan pernah memberikan bunga ini 1 pot dengan tanaman yang lainnya, hal tersebut juga dapat membuat pertumbuhan dari tanaman bunga kupu-kupu menjadi terganggu, dengan 2 tanaman yang saling berebut nutrisi.

  1. Posisi Pot Dirubah-rubah dengan Teratur

Kita juga harus mengubah tempat kita menempatkan tanaman ini secara teratur, lakukan dua minggu sekali agar posisi lain dari tanaman ini menerima asupan cahaya secara merata. Usahakan tanaman ini tidak menerima asupan cahaya hanya sebagian saja, harus merata agar lebih maksimal.

  1. Pupuk Susulan Untuk Pertumbuhan Bunga Yang Sehat

Kita memang tahu kalau tanaman ini tidak sulit untuk di rawat, namun pastikan tanaman ini dapat tumbuh dengan baik dengan memberikannya nutrisi yang tepat.

Untuk asupan nutrisinya, kita perlu memberlikan pupuk susulan. Pupuk dapat diberikan untuk tanaman ini 2 sampai 4 bulan sekali. Jenis pupuk yang bisa kita berikan beragam, mulai dari pupuk padat atau pupuk organik cair sekalipun bisa digunakan.

Jika tanah sudah mulai kering dan tidak gembur, kalian bisa mengganti tanahnya dengan media tanam.