Cara Menanam Belimbing Wuluh di Pot dengan Teknik Cangkok

Cara Menanam Belimbing Wuluh di Pot dengan Teknik Cangkok

Belimbing Wuluh atau yang biasa kita sebut dengan belimbing sayur merupakan bahan yang bisa kita pakai untuk melengkapi masakan serta bahan untuk obat alternatif. Ternyata belimbing yang satu ini sangat mudah untuk di tanam, salah satunya di tanam dengan pot.

Tanaman yang memiliki nama Averrhoa Blimbi L ini merupakan tanaman yang cukup populer di Indonesia. Tanaman ini bisa disajikan mentah-mentah ataupun digabungkan sebagai bahan masakan.

Di Indonesia sendiri, banyak orang yang menanamnya karena mudah di tanam dan sangat membantu untuk bahan masakan. Jika Anda tertarik untuk menanamnya, berikut adalah cara menanam belimbing wuluh dalam pot.

1. Syarat Tumbuh Belimbing Wuluh

Pertama-tama, kalian perlu memahami syarat dalam tumbuhan belimbing wuluh. Tanaman belimbing ini bisa tumbuh dengan baik di Indonesia yang memiliki cuaca tropis, malah tanaman ini sebenarnya perlu mendapatkan cahaya matahari paling tidak 7 jam setiap harinya.

Kalian juga harus perhatikan aspek lainnya seperti :

  • Tumbuh dengan baik pada ketinggian 0-500 mdpl
  • Tanah yang subur dan gembur
  • PH tanah harus berada di angka 5-6,5
  • Lahan dilengkapi sistem drainase yang baik
  • Kedalaman air tanah lebih dari 60 cm

2. Gunakan Teknik Stek Batang

Jika syarat di atas sudah terpenuhi, barulah kalian mulai menanam belimbing wuluh dengan dua cara, yaitu vegetatif dan generatif

Disini lebih baik menggunakan cara generatif. Karena menanam dengan stek batang bisa membuat tanaman Anda cepat berbuah.

Potonglah belimbing wuluh dengan ukuran 10-15 sentimeter.

Kriteria batang yang bisa dipakai:

  • Batang sudah tua dan daunnya hijau
  • Berdiameter 1-2 sentimeter
  • Ada 3-4 mata tunas di dalamnya

Pastikan perintah dengan jarak 0,5 sentimeter di atas mata tuna paling bawah dan 1 sentimeter dari mata tuna paling bawah.

3. Siapkan Media Tanam

Media tanaman yang diperlukan untuk menanamnya adalah tanah gembur dan pasir. Campurkan tanah, pupuk kandang, dan pasir ke dalam satu pot dengan perbandingan 1: 1: 1 Atau kalian juga bisa gunakan sekam padi sebagai tempat pasir jika memang kalian menginginkannya.

Pilih pot sebagai wadahnya dengan ukuran diameter 40 cm dan tinggi 40 cm. Ini menjadi salah satu hal yang penting, agar nantinya tanaman bisa tumbuh dengan baik. Jangan lupa beri pot lobang drainase di konser.

4. Cara Menanam

Rendamlah ujung stek batang dalam larutan hormon auksin selama 5 detik sebelum kalian menanamnya. Lalu tancapkan ke media tanam dan padatkan tanah di sekitar batang agar tetap lurus dan tidak mudah goyah. Selanjutnya kalian bisa menyiram batang secara teratur sampai akar dan tunas baru tanaman yang Anda tanam muncul.

5. Perawatan Belimbing Wuluh

Ketika semua tumbuh dengan baik bukan berarti kalian membiarkan tanaman ini begitu saja, kalian juga perlu melakukan perawatan yang tepat untuk belimbing wuluh.

Tempatkan tanaman wuluh Anda di tempat yang bisa membuatnya terkena sinar matahari langsung, agar asupan cahaya matahari yang dibutuhkannya tercukupi.

Ikuti langkah berikut :

  • Siram 1-2 kali sehari di pagi dan sore hari secara rutin
  • Setiap minggu sekali periksa dan singkirkan gulma
  • Setiap 1 bulan sekali lakukan penggemburan ulang, agar media tanam tidak mengeras
  • Setiap 3 bulan sekali berikan pupuk NPK kurang lebih 5 gram
  • Berikan 1 sendok pupuk PK MKP atau pupuk buah di masa generatif
  • Setiap 1 bulan sekali sirami tanaman dengan pupuk organik cair
  • Secara rutin memangkas pucuknya agar pohon tidak tumbuh terlalu tinggi

Setelah melakukan cara tersebut dengan tepat, dalam waktu kurang lebih 6-12 bulan, pohon belimbing wuluh yang Anda tanam akan mulai berbuah.