Cara Menanam Pohon Kelor yang Mudah dan Pasti Subur

Cara Menanam Pohon Kelor yang Mudah dan Pasti Subur

Tanaman Kelor atau tanaman yang biasa disebut merunggai ini adalah tuanaman yang berasal dari suku Moringaceae, dimana tanaman ini bisa ditemukan di daerah tropis dan subtropis di Asia Selatan.

Sejak jaman dahulu kala sampai sekarang, tanaman ini terkenal sebagai tanaman obat karena bagian daunnya yang memiliki khasiat mencegah serta merawat lebih dari ratusan penyakit.

tidak hanya digunakan untuk obat-obatan, tanaman ini juga bisa diolah sebagai bahan makanan, contohnya seperti dibuat keripik atau sayur, yang mana kandungannya terdapat vitamin serta antioksidan yang tinggi.

Jadi kalian tidak perlu merasa heran jika ada orang yang menanam tanaman kelor di rumah mereka, hal tersebut bertujuan untuk menggunakannya dengan mudah.

Jika anda tertarik untuk menanam tanaman kelor, kalian bisa menyimak cara di bawah ini.

Cara Menanam Pohon Kelor di Rumah

1. Melalui Teknik Pembibitan Biji Kelor

Kalian bisa menanam tanaman kelor dengan dua cara, yang pertama adalah dengan cara pembibitan dan cara stek batang.

Lebih dianjurkan untuk menanam tanaman kelor dengan pembibitan, karena disebut sebagai cara yang lebih produktif, tahan serangan penyakit, dan membuat tanaman bisa hidup sampai 50 tahun lamanya.

Namun teknik pembibitan ini memiliki kekurangan tersendiri, dimana proses pertumbugannya membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding menanam dengan cara stek batang.

Berikut teknik pembibitan:

  • Pertama kita harus memilih bibit yang berkualitas yang kemudian di jemur selama 1 jam.
  • Kemudian rendam biji pilihan yang sudah dijemur ke dalam air hangat dan pilih biji yang mengapung untuk ditanam.
  • Persiapkanlah tempat untuk penyemaian, kalian bisa memilih wadah seperti polybag, kemudian campurkan tanah dan pupuk kandang ke dalam polybag.
  • Semai biji di dalam polybag
  • Simpan media semai di tempat teduh dan siram secara rutin. Ketika tumbuh kecambah dan mencapai usia 7-12 hari, anda bisa memindahkan bibit ke polybag lebih besar yang kemudian bibit yang sudah tumbuh dapat dipindahkan ke lahan permanen.

2. Melalui Teknik Stek Batang Kelor

Cara kedua ini adalah tektik yang sering digunakan oleh masyarakat di Indonesia, selain lebih mudah, cara ini terbilang lebih cepat dibandingkan pembibitan.

Biasanya tanaman kelor yang ditanam dengan cara ini hidupnya tidak lebih dari 30 – 40 tahun dan rentan terserang penyakit.

Cara menanam pohon kelor dengan teknik stek batang :

  • Siapkan potongan batang kelor berukuran 30 – 50 cm dengan diameter 3 – 5 cm.
  • Agar tumbuh lebih cepat dan lebih banyak, potong batang secara mendatar.
  • Potong tangkai yang akan dijadikan bibit dan bibit tangkai ke dalam polybag yang berisi campuran tanah dan pupuk kandang.
  • Polybag ditempatkan di tempat teduh dan berikan air secara rutin.

3. Proses Penanaman

Kalian dapat memindahkan bibit ketika sudah mulai tumbuh besar, pindahkan media semai ke lahan yang terbuka.

Prosesnya cukup mudah, buatlah lubang lebih dulu dengan ukuran 40 x 40 sedalam 30 sampai 40 cm. Tarulah pupuk di lubang yang sudah di buat dan sebelum penanaman kita perlu menunggu selama 1 minggu.

Setelah sudah waktunya kita bisa memindahkan pohon yang sudah berukuran 30 – 50 cm ke lubang, padatkan dengan tanah dan tetap memposisikannya se tegak mungkin supaya tidak mudah runtuh dan secara rutin berikan air.

4. Perawatan Pohon Kelor

Tanaman kelor ini sangat mudah untuk di tanam dan kita tidak perlu melakukan perawatan khusus untuk membuatnya tumbuh dengan baik. Kalian hanya perlu memberikan tanaman ini air 5 – 7 hari sekali, atau kalian bisa memberikan air ketika tanah terlihat kering.

Seperti yang kita tahu dan sedikit informasi untuk kalian yang belum tahu, tanaman ini jika di siram air terlalu banyak, bisa membuat akar pada tanaman ini busuk.