Cara Menanam Pohon Pisang Agar Cepat Berbuah di Rumah

Cara Menanam Pohon Pisang Agar Cepat Berbuah di Rumah

Menanam pohon pisang memiliki banyak manfaat baik walau kita menanamnya di halaman rumah. Dengan menanam pohon pisang kita sendiri, nantinya kita akan mendapatkan buah pisang yang bisa kita petik sendiri tanpa harus membelinya ke pasar atau mini market, dan hasil pisang tanaman sendiri tentunya akan terasa lebih baik

Mau tahu seperti apa cara menanam pohon pisang dan cara membuatnya berbuah dengan cepat dan lebat? Berikut adalah cara menanam pohon pisang yang benar:

  • Paham dengan faktor pertumbuhan pohon pisang
  • Memilih tunas dengan tinggi 1-1,5 m dengan diameter umbi sekitar 15-20 cm
  • Pahami media tanam
  • Media pengolahan tanam
  • Menanam pohon pisang menggunakan teknik tumpeng sari
  • Cara Pemeliharaan

Berikut ini adalah cara menanam pohon pisang agar cepat berbuah :

Pahami Pohon Pisang Yang Akan Ditanam

Pertama kalian perlu memahami pemahaman tentang pohon pisang yang akan Anda tanam. Pada dasarnya, pohon pisang lebih cocok jika ditanam di tempat dengan cuaca tropis basah, panas dan juga lembab.

Kandungan air tetap harus kalian jaga agar pohon pisang tetap tumbung dengan baik serta cepat berbuah.

Fakta lainnya yang perlu Anda pahami adalah :

  • Pohon pisang tidak terlalu cocok untuk kondisi wilayah yang berangin kencang, karena anginnya dapat merusak.
  • Curah hujan 1.520-3.800 mm / tahun dan 2 bulan kering adalah cuaca optimal untuk pertumbuhan piasang.
  • Curah hujan dan ketinggian air tanah harus disesuaikan agar media tanamnya tidak tergenang.

Menanam pohon pisang ada dua cara, yaitu dari biji dan cara menanam pisang dari tunas. Pilihan terbaik adalah dengan tunas, kalau dengan biji prosesnya akan lebih lama dan lebih rumit.

Memilih Bibit

Pilihlah bibit yang tepat, pilihlah bibit yang memiliki tunas dengan tinggi 1 – 1.5 m dengan diameter umbi sekitar 15 – 20 cm. Pilih bibit dari pohon pisang unggul dan tumbuh dengan baik.

Bibit anakan terbagi menjadi dua, yaitu muda dan dewasa. Pilihlah yang dewasa dimana bibit anakan dewasa lebih siap untuk ditanam daripada bibit anakan muda.

Pilih anakan dewasa yang memiliki calon bunga, bentuk tunas seperti tombak dan daun berbentuk

Pahami Media Tanam

Tanah dengan kandungan humus dan kapur adalah tanah yang cocok untuk dijadikan media tanam pohon pisang. Kandungan tanah tersebut dapat diserap nutrisinya oleh pohon pisang, akan sangat bagus jika tanah sudah melewati pemupukan.

Elemen air memang sangat penting pada tumbuhan bukan hanya pisang saja, tapi jangan sampai tergenang air.

Dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Jika media tanamnya basah, ketinggian udara yang dibutuhkan sekitar 5-200 cm
  • Jika media tanamnya setengah basah, ketinggian udara yang dibutuhkan sekitar 1-200 cm
  • Jika media tanamnya kering, ketinggian udara yang dibutuhkan 50-150 cm

Pengolahan Media Tanam

Akan terasa mudah ketika anda sudah memahami cara mengolah media tanam untuk menanam pohon pisang. Pertama kalian perlu membersihkan area sekitar media tanam dan hasutan telah bersih dari hama.

Setelah itu gemburlah tanah untuk mengalirkan udara dan mencabut faktor-faktor seperti racun yang ada dalam tanah. Jangan lupa untuk melengkapi irigasi dengan saluran udara agar tidak terlalu banyak.

Media tanam disarankan dibuat teras ruang lebih mudah ditanami apabila kondisi lahan miring.

Teknik Menanam

Menanam pohon pisang memiliki teknik sendiri, teknik ini sendiri biasanya dilakukan ketika pohon pisang sudah berumur 3 bulan.

Seperti ini tekniknya:

  • Gunakan pola tumpeng sari (jika menanam lebih dari satu pohon)
  • Jika ditanam pada tanah berat, buat lubang 50x50x50 cm dengan kerapatan 3 × 3 cm
  • Jika ditanam pada tanah gembur, buat lubang 30x30x30 cm dengan kerapatan 3 × 3 cm
  • Lubang tanam diberi pupuk organik sebanyak 15-20 kg
  • Tanam menjelang musim penghujan

Teknik Merawat

Tidak berhenti sampai disini, kalian juga perlu mempelajari seperti apa cara merawat pohon pisang yang kalian tanam, teknik perawatan pohon pisang cukup sederhana dan mudah diamati.

Berikut penjelasan tekniknya:

  • Pangkas pada setiap rumpun hingga hanya terdiri dari 3-4 batang saja
  • Lakukan penyiangan secara berkala untuk menghindari gangguan gulma
  • Lakukan pengendalian hama dengan insektisida seperti pestona dan malathion
  • Buat parit berisi udara di sekitar pohon pisang