Cara Menanam Terong Ungu di Rumah Menggunakan Polybag

Terong Ungu Polybag

Ingin mengetahui langkah menanam terong sendiri di rumah? Sebaiknya baca bagaimana cara menanam terong ungu berikut, yuk!

Terong ungu sebagai salah satunya makanan yang banyak dinikmati oleh orang-orang dan umumnya dibuat jadi beberapa jenis makanan.

Langkah sederhana mengonsumsi terong ungu dengan menggorengnya lebih dulu dan disandingkan dengan sambal yang sedap.

Disamping rasanya yang sedap, terong ungu rupanya menyimpan banyak manfaat yang bagus untuk kesehatan.

Beberapa manfaat terong ungu ialah mencegah resiko munculnya penyakit jantung, menurunkan kandungan kolesterol, sampai menjaga kesehatan hati.

Mengetahui manfaat itu, tentu kamu berminat untuk membudidayakan terong ungu di rumah, kan?

Nah, baca langkah menanam terong ungu memakai polybag berikut!

Langkah Menanam Terong Memakai Polybag

  1. Pilih Bibit

Ada dua langkah yang dapat kamu tentukan untuk memperoleh bibit terong, yaitu membeli bibit terong varietas unggul di toko pertanian atau membuat bibit terong sendiri.

Di toko pertanian, bibit terong dipasarkan pada harga yang lumayan murah sekitar Rp5.000 – Rp20.000.

Tetapi, jika kamu lebih tertarik untuk membuat biji terong sendiri, pastikan kamu membuatnya dari terong dewasa dengan hasil panen yang bagus.

Berikut langkah membuat bibit terong sendiri:

  • Pilih terong yang sudah masak
  • Pisahkan daging dan biji
  • Ambil biji yang bagus, lalu jemur sampai kandungan air turun 20%
  • Rendam di air hangat sekitaran 6 jam saat sebelum disemai
  1. Penyemaian

Sesudah kamu memperoleh benih unggul, langkah menanam terong yang selanjutnya harus kamu kerjakan adalah proses penyemaian.

Di bawah ini beberapa langkah melakukan penyemaian:

  • Persiapkan media semai
  • Pakai tanah dan pupuk pandang dengan perbandingan 1:2
  • Campurkan sekam
  • Tempatkan biji terong satu demi satu
  • Seriam tiap sore dan pagi
  1. Pemindahan ke Media Tanam

Jika bibit yang disemai mulai berkembang dan muncul tiga lembar daun, berarti bibit siap dipindah ke tempat tanam.

Supaya terong dapat tumbuh secara baik, maka kamu harus mempersiapkan tempat tanam secara benar.

Berikut langkah mempersiapkan tempat tanam yang betul:

  • Siapkan polybag dengan ukuran 40 cm
  • Isi dengan tanah dan kombinasi pupuk kompos, perbandingannya 1:3
  • Pindahkan bibit yang telah disemai ke media tanam

Pada proses perpindahan bibit ke tempat tanam, kamu wajib melakukannya dengan sangat berhati-hati supaya bibit tidak hancur.

Bila bibit hancur, kemungkinan tanaman terong tidak dapat tumbuh secara baik atau bahkan juga tidak berhasil tumbuh.

  1. Perawatan

Menjaga tanaman terong yang dibudidayakan dalam polybag bukan perkara susah, bahkan langkah perawatannya termasuk mudah.

Berikut langkah menjaga tanaman terong supaya tumbuh subur:

  • Siram 2 kali satu hari tiap sore dan pagi
  • Tetapi, jika tanah masih lembap, tak perlu disiram
  • Beri pupuk NPK saat tanaman terong masuk umur tiga minggu

Saat tanaman terong telah tumbuh makin besar, hama dan penyakit tentu mulai mengincar.

Untuk menahan tanaman terong rusak, kamu harus teratur bersihkan rumput liar yang tumbuh disekitaran tanaman terong supaya pupuk bisa terserap sempurna.

  1. Pemanenan

Sesudah tanaman terong melalui proses perawatan yang baik, tanaman terong pasti tumbuh secara baik juga dan menghasilkan terong yang unggul.

Periode panen terong ungu ialah sekitar 3-4 bulan sesudah terong ditanamkan.

Langkah memetik terong ungu termasuk sangatlah mudah, karena kamu cukup memetik terong yang sudah masak dari pohonnya.

Terong yang sudah dipanen langsung bisa kamu konsumsi atau diolah kembali.

Selain untuk konsumsi individu, kamu bisa juga meningkatkan skala budidaya terong ungu dan dijadikan bisnis untuk dijual.

Perlu kamu ketahui, nilai jual terong ungu di pasar lumayan tinggi dengan peminat yang tinggi.